Rhany Chairunissa Rufinaldo
27 Mei 2019•Update: 28 Mei 2019
Qais Abu Samra
RAMALLAH
Kementerian Luar Negeri Palestina pada Senin menyambut baik penolakan Republik Ceko untuk memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Dalam sebuah pernyataan, Palestina memuji komitmen Republik Ceko terhadap resolusi internasional dan internasional.
Pada Sabtu, Perdana Menteri Ceko Andrej Babis menegaskan kembali sikapnya menolak memindahkan kedutaan negaranya di Israel, dengan alasan bahwa langkah itu akan bertentangan dengan sikap Uni Eropa dan PBB.
Tahun lalu, Presiden Ceko Milos Zeman menjanjikan relokasi kedutaan ke Yerusalem dalam pidatonya di hadapan Knesset (parlemen Israel).
Israel berusaha meyakinkan negara-negara dunia untuk memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Sejauh ini, Amerika Serikat dan Guatemala telah secara resmi memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem.
Yerusalem masih menjadi jantung dari konflik abadi Timur Tengah, di mana warga Palestina berharap Yerusalem Timur - yang diduduki oleh Israel sejak 1967 - pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina yang merdeka.