Tarek Chouiref
06 Agustus 2026•Update: 06 Agustus 2026
Sebuah kapal tanker melaporkan mendengar dua ledakan di lepas pantai Oman saat melintasi Selat Hormuz, demikian disampaikan United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) pada Kamis dini hari. Meski demikian, seluruh awak kapal dilaporkan selamat dan tidak ada kerusakan lingkungan akibat insiden tersebut.
UKMTO mengatakan pihaknya menerima laporan yang disampaikan secara tertunda mengenai insiden yang terjadi sekitar 9 mil laut (16,7 kilometer) di tenggara Kumzar, Oman.
Menurut laporan tersebut, nakhoda kapal tanker mendengar dua suara ledakan ketika kapal melintasi kawasan itu.
UKMTO menyatakan seluruh awak dan kapal berada dalam kondisi aman serta tidak ada laporan mengenai kerusakan lingkungan.
Pusat operasi maritim tersebut juga mengimbau kapal-kapal yang melintasi wilayah tersebut agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan.
Insiden terjadi di tengah meningkatnya ketegangan
Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz setelah konfrontasi militer baru-baru ini antara Amerika Serikat dan Iran.
Washington telah meminta Teheran menjamin kebebasan pelayaran di jalur strategis tersebut, sementara Iran menegaskan bahwa pelayaran di perairan lepas pantainya harus berada di bawah pengawasannya.
Pada Sabtu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran setelah adanya upaya mediasi dari sejumlah negara di kawasan. Namun, klaim tersebut dibantah oleh pejabat Iran yang juga menepis laporan mengenai tercapainya kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz.