Aamir Latif
01 Maret 2018•Update: 02 Maret 2018
Aamir Latif
KARACHI, Pakistan
Dua tentara Pakistan tewas dalam sebuah bentrokan dengan pasukan perbatasan India, di perbatasan Kashmir yang disengketakan, kata tentara Pakistan, Rabu.
Lewat pernyataan, media militer Pakistan Inter Services Public Relations, mengatakan bahwa pasukan perbatasan India mulai memprovokasi dengan menembaki sektor Bhimber dari Garis Kontrol -- sebuah perbatasan imajiner yang memisahkan lembah Himalaya yang disengketakan antara kedua seteru nuklir, sehingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Tentara Pakistan kemudian membalas tembakan tersebut hingga menyebabkan sejumlah kerusakan pada pos-pos militer India.
Sejak September 2016, kedua seteru telah terlibat dalam serangkaian bentrokan perbatasan, yang dipicu serangan militan ke sebuah kamp tentara di Kashmir, yang menewaskan 19 tentara India.
New Delhi menuding badan intelijen Pakistan sebagai dalang serangan tersebut, namun ditampik oleh Islamabad.
Kashmir, wilayah yang berpenduduk mayoritas Muslim, dikuasai oleh India dan Pakistan di beberapa bagian wilayahnya, namun diklaim secara penuh oleh keduanya.
India dan Pakistan telah bertempur dalam tiga perang, pada 1948, 1965 dan 1971. Dua di antaranya memperebutkan Kashmir. Sejak 1989, ribuan orang dilaporkan tewas dalam konflik tersebut.
Kelompok pejuang Kashmir di Jammu-Kashmir telah memperjuangkan kemerdekaan melawan pemerintah India, atau untuk memperjuangkan persatuan dengan negara tetangga, Pakistan.
India menempatkan sebanyak lebih dari setengah juta tentara di wilayah sengketa tersebut.