Maria Elisa Hospita
16 Juli 2019•Update: 17 Juli 2019
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Pakistan membuka wilayah udara timurnya untuk semua pesawat sipil termasuk maskapai penerbangan India.
"Hari ini kami telah mengeluarkan pemberitahuan dan membuka wilayah udara bagian timur untuk semua pesawat sipil termasuk maskapai penerbangan dari India," kata seorang pejabat Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan Ahmar Niazi kepada Anadolu Agency via telepon.
Islamabad menutup seluruh wilayah udaranya pada 26 Februari setelah jet India memasuki wilayah udara Pakistan dan mengebom tempat persembunyian gerilyawan dekat perbatasan kedua negara.
Akibat penutupan wilayah udara itu, sejumlah maskapai India menderita kerugian besar.
Surat kabar India Today menyebutkan bahwa Air India rugi Rs 491 crore (USD71,6 juta) hingga 2 Juli, sementara IndiGo menderita kerugian Rs 25,1 crore (USD3,7 juta) hingga 31 Mei.
Ketegangan diplomatik dan militer telah mewarnai hubungan Pakistan dan India setelah serangan bunuh diri terhadap konvoi tentara di Jammu dan Kashmir pada Februari yang menewaskan sedikitnya 40 tentara India.
New Delhi menuding Islamabad berkolusi dengan kelompok militan Jaish-e-Mohammad, yang telah mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan itu. Pakistan pun membantah tuduhan tersebut.