Rhany Chairunissa Rufinaldo
15 November 2018•Update: 15 November 2018
Rafiu Ajakaye
LAGOS, Nigeria
Nigeria mencatat 1.110 kematian akibat wabah kolera di 29 dari 36 negara bagiannya tahun ini, Pusat Pengendalian Penyakit (NCDC) negara itu mengatakan dalam laporan mingguannya pada Rabu.
Angka kematian tahun ini berkali lipat lebih tinggi dari 84 kasus yang tercatat dalam periode yang sama pada 2017, lembaga itu menambahkan.
Laporan untuk minggu ke-43 menunjukkan bahwa ada 48.686 kasus yang diduga kolera, namun hanya 829 yang dikonfirmasi positif dari laboratorium di 29 negara bagian.
Menurut NCDC, Operasi Darurat Nasional (EOC) untuk kolera telah dimulai, menambahkan bahwa sekarang sudah terjadi penurunan dalam jumlah kasus baru.
Kolera adalah penyakit diare akut yang disebabkan karena usus terinfeksi dengan bakteri Vibrio cholerae yang didapat dari air minum atau makanan yang terkontaminasi dengan bakteri.
Diperkirakan 1,4 miliar orang berisiko terjangkit kolera secara global, dengan 2,8 juta kasus dan 91.000 kematian terjadi setiap tahun di daerah endemik.
Negara-negara berkembang terpengaruh karena kurangnya sumber daya, infrastruktur dan sistem kesiapsiagaan bencana.
Di Nigeria, kolera adalah penyakit endemik dan musiman, terjadi setiap tahun terutama selama musim hujan dan lebih sering terjadi di daerah dengan sanitasi yang buruk.