Dunia

Netanyahu tolak serahkan jabatan perdana menteri dengan upacara

- Serah terima kekuasaan di Israel biasanya dilakukan dalam upacara perayaan

Abdel Ra'ouf D. A. R. Arnaout   | 14.06.2021
Netanyahu tolak serahkan jabatan perdana menteri dengan upacara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) menghadiri upacara pengambilan sumpah David Barnea (tengah) sebagai kepala baru badan intelijen nasional Israel, Mossad di Tel Aviv, Israel pada 1 Juni 2021. Yossi Cohen (kiri), bekas kepala Mossad, juga menghadiri upacara tersebut. ( GPO/Handout - Anadolu Agency )

Quds

Abdelraouf Arnaout

YERUSALEM

Pemimpin oposisi sayap kanan Benjamin Netanyahu menolak untuk menyerahkan kekuasaan kepada penggantinya, Perdana Menteri Naftali Bennett, dengan sebuah upacara.

"Pengganti dan perdana menteri pendahulu, Naftali Bennett dan Benjamin Netanyahu, bertemu pagi ini, dan tidak akan ada upacara serah terima," kata Perusahaan Penyiaran Israel, Senin.

Biasanya, upacara seperti penyerahan kekuasaan berlangsung dalam suasana perayaan.

Media Israel itu mengatakan kepala dinas keamanan mulai memberi pengarahan kepada Bennett tentang informasi dan materi rahasia tadi malam.

Pemerintah koalisi Naftali Bennett-Yair Lapid tadi malam memenangkan kepercayaan Knesset (parlemen Israel), sebelum mengadakan pertemuan pertama pemerintahan baru yang mengakhiri 12 tahun kepemimpinan Netanyahu.

Pada Minggu malam, Netanyahu resmi menjadi kepala oposisi di parlemen Israel.

Dalam pidatonya di Knesset, Netanyahu berjanji untuk segera kembali berkuasa.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın