Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
08 Januari 2020•Update: 08 Januari 2020
Erdogan Cagatay Zontur
ANKARA
Administrasi Aeronautika dan Antariksa Nasional (NASA) Amerika Serikat pada Selasa mengumumkan bahwa misi Satelit Survei Transit Eksoplanet (TESS) yang mengungkap planet luar tata surya (ekstrasurya) pertamanya dengan dua bintang.
"Misi @NASAExoplanets kami @NASA_TESS telah menemukan planet pertamanya dengan dua matahari, terletak 1.300 tahun cahaya di konstelasi Pictor," kata NASA melalui Twitter.
NASA mengatakan untuk sampai pada penemuan ini, seorang pekerja magang di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard memeriksa data TESS, yang pertama kali ditandai oleh ilmuwan publik.
"Pekerja magang bernama Wolf Cukier bertanggung jawab atas penemuan planet ekstrasurya, yang disebut TOI 1338 b," kata NASA.
Ekstrasurya atau Exoplanet adalah istilah yang mengacu pada planet di luar tata surya.
Menurut NASA, TOI 1338 b mengorbit bintangnya setiap 95 hari dan kedua bintang saling mengorbit setiap 15 hari.
"Yang satu berukuran sekitar 10 persen lebih besar dari Matahari kita, sementara yang lain lebih dingin, redup dan hanya sepertiga massa Matahari," tambahnya.
TOI 1338 b adalah satu-satunya planet yang dikenal dalam sistem.
Ukurannya sekitar 6,9 kali lebih besar dari Bumi atau seukuran antara Neptunus dan Saturnus.
Planet ini mengorbit di bidang yang hampir persis sama dengan bintang-bintang, sehingga juga mengalami gerhana bintang reguler.