Marıa Elısa Hospıta
08 Januari 2020•Update: 09 Januari 2020
Barry Ellsworth
TRENTON, Kanada
Kanada memindahkan tentaranya dari Irak ke Kuwait dengan alasan keamanan.
Kepala Staf Pertahanan Kanada Jenderal Jonathan Vance mengumumkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat ke keluarga para tentara untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.
Keputusan itu diambil setelah pemerintah Irak meminta pasukan dari negara-negara Barat untuk meninggalkan negara itu.
Permintaan Irak muncul menyusul terbunuhnya Jenderal Qasem Soeilemani dalam serangan udara Amerika Serikat pada Jumat pekan lalu.
"Ketegangan di Timur Tengah telah menimbulkan kekhawatiran. Oleh karena itu, memberitahukan informasi kepada Anda secara langsung tentang misi Kanada di kawasan Timur Tengah menjadi prioritas kami," kata Vance dalam suratnya.
"Dalam beberapa hari mendatang, kami akan memindahkan prajurit dari Irak ke Kuwait untuk sementara waktu. Upaya ini kami ambil untuk menjamin keselamatan dan keamanan mereka," tambah dia.
Saat ini ada sekitar 500 tentara Kanada di Irak. Mereka ditempatkan di sana untuk melatih pasukan Irak dalam pertempuran melawan Daesh.
Sebelumnya, Jerman, Kroasia, dan Rumania juga telah memindahkan pasukannya.