Maria Elisa Hospita
28 April 2020•Update: 28 April 2020
Gulsen Topcu
ISTANBUL
Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi memperpanjang masa darurat nasional selama tiga bulan lagi.
Dalam keputusan presiden, al-Sisi mengatakan bahwa negaranya menghadapi kondisi "berbahaya", khususnya di bidang kesehatan dan keamanan.
Masa darurat akan memungkinkan pihak berwenang untuk mengambil langkah-langkah luar biasa, termasuk rujukan tersangka terorisme ke pengadilan keamanan negara, pemberlakuan jam malam, dan sensor surat kabar.
Jam malam di Mesir berlaku mulai pukul 21.00 hingga 06.00 waktu setempat.
Mall dan toko tetap buka hingga pukul 17.00 selama Ramadan, sedangkan sekolah, universitas, masjid, dan tempat wisata masih ditutup.
Pada Senin, Kementerian Kesehatan dan Kependudukan Mesir mengonfirmasi 20 kematian baru akibat Covid-19, sehingga total korban tewas menjadi 337 jiwa.
Sejauh ini, ada 4.782 kasus di Mesir, di mana 1.236 pasien di antaranya sudah dinyatakan pulih.
*Zehra Nur Duz di Ankara turut berkontribusi dalam laporan ini