Dunia

Mesir kecam pengusiran paksa keluarga Palestina oleh Israel

Kairo menyebut penggusuran tersebut sebagai 'pelanggaran terhadap keputusan legitimasi internasional dan hukum humaniter internasional'

Diana Shalhoub   | 21.01.2022
Mesir kecam pengusiran paksa keluarga Palestina oleh Israel

ISTANBUL

Mesir pada Kamis menyatakan "penolakan kerasnya" terhadap pengusiran paksa keluarga Palestina dari rumah mereka oleh otoritas Israel di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

Kementerian Luar Negeri Mesir mengecam pembongkaran rumah dan bangunan oleh otoritas Israel di lingkungan Sheikh Jarrah.

Pihak berwenang Mesir menyebut Israel mengusir keluarga Palestina sebagai "pelanggaran terhadap keputusan legitimasi internasional dan hukum humaniter internasional, dan kelanjutan dari kebijakan pemindahan paksa terhadap warga Palestina."

Pernyataan itu muncul setelah pasukan Israel pergi ke rumah keluarga Palestina al-Salhiya pada Rabu, menyerang penghuninya dan merobohkan rumah tersebut setelah dikosongkan secara paksa.

Keluarga tersebut mengatakan bahwa mereka telah tinggal di rumah tersebut sejak tahun 1948 setelah mereka diusir dari daerah Ein Karen.

Mesir menegaskan kembali "posisi teguhnya dalam menolak kebijakan pemukiman di wilayah Palestina, baik dengan membangun pemukiman baru atau memperluas yang sudah ada, (serta) menyita tanah dan menggusur warga Palestina."

Kairo memperingatkan bahwa kelanjutan dari "tindakan sepihak Israel merusak peluang mencapai solusi dua negara, dan berkontribusi untuk mengganggu suasana yang diinginkan untuk pembentukan perdamaian yang komprehensif dan adil di kawasan itu."

Kementerian Luar Negeri Turki pada Rabu mengutuk pengusiran keluarga al-Salhiya dan keluarga Palestina lainnya dari rumah mereka karena melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia.

“Praktik sepihak Israel, yang mengikis status demografis dan hukum Yerusalem, merusak visi solusi dua negara dan landasan bagi perdamaian abadi,” tekan kemlu Turki.

Pengusiran paksa Israel terhadap keluarga Palestina di daerah Sheikh Jarrah memicu perang 11 hari Mei lalu antara tentara Israel dan faksi Palestina di Gaza.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın