Rıskı Ramadhan
08 Februari 2018•Update: 08 Februari 2018
Afra Aksoy
KAIRO
Pemerintah Mesir pada Rabu dilaporkan membuka Pintu Perbatasan Rafah yang terletak antara negara tersebut dan Jalur Gaza yang berada di bawah blokade, selama tiga hari.
Menurut pernyataan tertulis Kedutaan Besar Palestina di Kairo, pihak berwenang Mesir telah memutuskan untuk membuka kedua jalur Pintu Perbatasan Rafah hingga Jumat.
Sejak kudeta militer pada 3 Juli 2013, pemerintah Mesir hampir sepenuhnya menutup Pintu Perbatasan Rafah. Pintu perbatasan tersebut hanya dibuka beberapa kali dalam setahun.
Enam dari tujuh pintu perbatasan yang digunakan sebagai jalur keluar masuk dari dan ke Jalur Gaza berada di bawah kendali Israel. Sedangkan pintu perbatasan Rafah berada di bawah pengawasan Mesir.
Israel menutup empat pintu perbatasan komersial dari enam pintu perbatasan yang berada di bawah kendalinya pada Juni 2007 setelah Hamas berhasil memenangkan pemilu. Dua pintu perbatasan lainnya, Beit Hanun digunakan untuk aktivitas keluar masuk pemegang paspor asing, pasien, dan pengusaha ke Tepi Barat, sementara pintu perbatasan Karm Abu Salem digunakan untuk keluar masuk beberapa produk komersial.