Hayati Nupus
07 Desember 2019•Update: 09 Desember 2019
BERLIN
Kanselir Jerman Angela Merkel pada Jumat memperingatkan soal meningkatnya rasisme di Jerman.
Dia menyerukan upaya lebih kuat untuk mempertahankan nilai-nilai demokrasi liberal, dalam kunjungan pertamanya ke kamp konsentrasi Auschwitz di Kota Oswiecim, Polandia.
Merkel menghadiri upacara bersama seorang penyintas dari kamp dan Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki menjelang peringatan 75 tahun pembebasan kamp Nazi.
Lebih dari satu juta orang Yahudi dieksekusi, atau mati di kamp konsentrasi yang terkenal selama Perang Dunia II.
“Saya amat malu dengan kejahatan yang dilakukan oleh Jerman ini,” kata dia, menekankan pentingnya mengingat kejahatan tersebut, dan mengakuinya dengan penuh tanggung jawab.
Merkel juga memperingatkan soal ekstremisme sayap kanan dan anti-Semitisme.
“Kami menyaksikan rasisme yang mengkhawatirkan, meningkatnya intoleransi, gelombang kejahatan dan kebencian,” ujar dia.
“Kami menyaksikan serangan terhadap nilai-nilai dasar demokrasi liberal dan revisionism sejarah yang berbahaya,” tambah dia.
Pernyataan Merkel muncul setelah gelombang serangan xenophobia, rasial dan Islamofobia yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jerman.