Astudestra Ajengrastrı
08 Juni 2018•Update: 08 Juni 2018
Alex Jensen
SEOUL
Korea Utara mengumumkan pada Jumat bahwa Menteri Luar Negeri Ri Yong-ho telah "bertukar pandangan-pandangan mendalam" dengan sejawatnya dari Singapura, Vivian Balakrishnan, sehari sebelumnya atau seminggu sebelum kota Asia Tenggara tersebut menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi antara pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dengan Presiden AS Donald Trump.
Balakrishnan dijadwalkan meninggalkan Pyongyang pada Jumat, setelah berbincang dengan Ri tentang "mengembangkan lebih lanjut hubungan pertemanan dan kerja sama antara kedua negara yang memiliki sejarah dan tradisi panjang di berbagai bidang, juga tentang situasi sebelum pertemuan DPRK-AS," menurut kantor berita Korea Utara KCNA. Korea Utara secara resmi bernama Republik Rakyat Demokratik Korea (Democratic People's Republic of Korea/DPRK)
Laporan ini mengatakan pertemuan yang terjadi dengan "atmosfir hangat dan bersahabat" antara kedua menteri luar negeri tersebut terjadi karena Singapura akan menyambut Trump dan Kim untuk bertemu pada 12 Juni guna mambahas denuklirisasi Korut.
Namun hubungan Pyongyang dan Singapura sebelumnya tidak pernah sebaik ini, karena Singapura menghentikan hubungan dagang bilateral keduanya tahun lalu, sejalan dengan sanksi global atas Korea Utara karena pengembangan senjata nuklir mereka.
Meski begitu, kedua negara pernah memiliki hubungan diplomatik pada 1975, ketika keduanya sama-sama menjadi bagian dari Gerakan Non-Blok.
Tetap saja, kunjungan Balakrishnan ke Pyongyang ini tak biasa, karena kunjungan resmi terakhir seorang menteri luar negeri Singapura ke Korea Utara adalah satu dekade lalu.
Pyongyang kemungkinan mengharapkan perjanjian perdagangan baru dengan Singapura, terlebih karena Kim berencana menghindari imbas sanksi ekonomi melalui perjanjian denuklirisasi dengan Trump.
Karena tingkat kepentingan yang tinggi dalam pertemuan ini, sektor keamanan dengan cermat dikoordinasikan antara AS, Korea Utara dan Singapura.
Kunjungan Balakrishnan ke Korea Utara juga diikuti dengan persinggahan singkat di Washington pada Selasa.