Rhany Chairunissa Rufinaldo
14 November 2018•Update: 14 November 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Menteri Pertahanan James Mattis mengatakan dia berencana untuk mengunjungi perbatasan AS-Meksiko, sementara pasukan militer bekerja pada langkah-langkah pengamanan perbatasan sebagai tanggapan atas gelombang migran yang datang dari Meksiko.
"Saya akan mengunjungi perbatasan besok," kata Mattis pada konferensi pers tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Saat ini ada 2.100 Pasukan Nasional yang dikerahkan ke perbatasan selatan AS untuk membantu upaya penegakan imigrasi, sementara tambahan 5.200 pasukan telah dikirim untuk memperkuat penjagaan, menurut Pentagon.
Para pejabat militer mengatakan pasukan itu fokus pada pembuatan pagar dan memasang barikade untuk merapatkan titik-titik masuk di sepanjang perbatasan.
Rombongan migran, yang bergerak dari Honduras, mencapai jumlah 7.000 orang karena banyak negara-negara Amerika Tengah lainnya bergabung dalam perjalanan sejauh 1.553 mil (2.500 kilometer) untuk mencapai AS dengan berjalan kaki.
Rombongan itu kebanyakan terdiri dari orang Honduras yang melarikan diri dari kekerasan dan kemiskinan di negara asal mereka.
Kelompok migran tersebut telah meninggalkan Mexico City dan memulai perjalanan terakhir mereka ke Tijuana, sebuah kota di Meksiko yang berbatasan langsung dengan AS.
Pada Senin, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS mengumumkan bahwa mereka akan menutup beberapa jalur di gerbang masuk mereka untuk mengantisipasi rombongan migran.