Hayatı Nupus
30 Januari 2020•Update: 31 Januari 2020
JAKARTA
Perhimpunan Pelajar Indonesia-Tiongkok (PPIT) Cabang Wuhan mengungkapkan per hari ini jumlah WNI yang ada di Provinsi Hubei bertambah menjadi 245 orang.
Sebelumnya tercatat mahasiswa Indonesia di Wuhan sebanyak 244 orang.
Ketua PPIT Wuhan Nur Musyafak mengatakan selain di Wuhan, mereka tersebar di Xianning, Huangshi, Jingzhou, Enshi, Yichang dan Songzi.
“Mereka dalam keadaan sehat dan tidak terjangkit virus corona baru,” ujar Nur, dalam keterangannya, hari ini.
Selain itu, kata Nur, universitas maupun ranting PPIT terus memantau kondisi seluruh mahasiswa.
PPIT Wuhan maupun seluruh ranting yang ada di Hubei, lanjut Nur, terus berkomunikasi dengan KBRI Beijing.
Meski dalam kondisi aman, kata Nur, WNI yang ada di Provinsi Hubei berharap untuk segera dievakuasi, karena kemampuan mereka terbatas.
“Kami berharap segera dievakuasi,” ujar Nur.
PPIT Wuhan telah memperoleh informasi dari KBRI Beijing bahwa pemerintah telah mengupayakan agar WNI di sana dapat dievakuasi.
Begitu pula dengan pengiriman masker oleh Badan Nasional Penanganan Bencana yang kini masih dalam perjalanan.
Komisi Kesehatan Nasional China mencatat virus korona baru telah menewaskan 170 orang di negara itu, dengan 7.736 kasus, data resmi pemerintah China pada Kamis.
Pemerintah China juga masih mengisolasi 14 kota di Provinsi Hubei, termasuk Wuhan, pusat epidemi virus korona baru.