Muhammad Abdullah Azzam
16 Juli 2018•Update: 16 Juli 2018
Gulsen Topcu
KUWAIT
Emir Kuwait Sheikh Sabah Al Ahmad Al jaber al-Sabah menyatakan negaranya siap memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan kepada pemerintah Irak untuk mengatasi krisis yang dimulai dengan berbagai aksi protes di negara tersebut.
Menurut Kantor Berita Kuwait, KUNA, al-Sabah telah berbincang dengan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengenai hal ini melalui telepon.
Dalam perbincangan tersebut al-Sabah menyampaikan harapannya agar tercipta kedamaian dan keamanan di Irak. Dia juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan yang diperlukan untuk mengatasi krisis di negara tersebut.
Sementara itu, al-Abadi memberikan informasi mengenai situasi terakhir di beberapa kota. Kedua pemimpin negara juga membahas hubungan bilateral.
Sejumlah aksi unjuk rasa yang dimulai dari Basrah, kota yang dikenal dengan kekayaan minyaknya, berlanjut ke kota lainnya seperti Zikar, Babil, Maysan, Diwaniya, Najaf hingga Baghdad.
Dalam demonstrasi tersebut masyarakat Irak menuntut kondisi hidup yang lebih baik, penyelesaian krisis air dan listrik, penanggulangan pengangguran serta pemberantasan korupsi di instansi pemerintah.