Maria Elisa Hospita
18 September 2019•Update: 18 September 2019
Bassel Barakat
ANKARA
Wakil Perdana Menteri Kuwait mendesak militer untuk "meningkatkan kewaspadaan" untuk melawan potensi bahaya yang dapat merusak keamanan dan stabilitas negara itu.
Menurut kantor berita resmi Kuwait (KUNA), Sabah Al-Khalid Al-Sabah, yang juga menjabat sebagai menteri pertahanan dan menteri luar negeri, menyampaikan hal itu selama pertemuannya dengan pejabat militer senior.
Pertemuan itu terjadi setelah sebuah pesawat tak berawak terdeteksi berada di dekat pantai Kota Kuwait akhir pekan lalu.
Pada Senin, Putra Mahkota Bahrain Salman bin Hamad bin Isa Al Khalifa mengumumkan bahwa negaranya telah menandatangani perjanjian untuk membeli rudal patriot dari Amerika Serikat.
Dia mengungkapkan bahwa perundingan dengan Presiden AS Donald Trump berfokus pada peningkatan kerja sama perdagangan dan keamanan antara kedua negara.
*Viola Fahmy turut melaporkan dari Kuwait