Maria Elisa Hospita
18 September 2019•Update: 19 September 2019
Esat Firat, Mustafa Deveci, Aness Suheil Barghoti
YERUSALEM
Blok kanan Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu gagal meraup suara mayoritas untuk membentuk koalisi di parlemen.
Hasil exit poll menunjukkan bahwa blok yang dipimpin oleh Partai Likud Netanyahu gagal mengamankan 61 kursi di parlemen yang diperlukan untuk membentuk pemerintahan koalisi.
Menurut badan penyiaran publik Israel KAN, blok itu memenangkan 56 kursi, sementara blok aliansi Biru dan Putih yang dipimpin Benny Gantz memenangkan 43 kursi.
Sementara itu, Channel 13 mengumumkan hasil exit poll-nya, di mana Partai Likud Netanyahu memenangkan 31 kursi dan blok kanannya 54 kursi, sedangkan aliansi Biru dan Putih memenangkan 33 kursi.
Hasil akhir tidak resmi diperkirakan akan dirilis pada Rabu sore.
Menurut Komite Pemilihan Pusat Knesset (parlemen Israel), jumlah pemilih mencapai 63,7 persen atau naik 1,5 persen dari pemilihan umum pada April.
Israel mengadakan pemilu kedua tahun ini, karena Netanyahu gagal meraup suara mayoritas untuk membentuk pemerintahan koalisi dalam putaran pertama.
Komite juga mengatakan bahwa lebih dari 6,3 juta orang memenuhi syarat untuk memilih di 10.915 tempat pemungutan suara di seluruh Israel.
*Ditulis oleh Ali Murat Alhas