Alex Jensen
26 April 2018•Update: 26 April 2018
Alex Jensen
SEOUL
Media pemerintah Korea Utara pada Kamis mengatakan bahwa pertemuan antar-Korea pekan ini hanya mungkin terlaksana karena "rasa cinta" Kim Jong-un bagi orang-orang di semenanjung itu.
Kim akan menemui Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Jumat, yang akan menjadi pertemuan pertama antara pemimpin Korea sejak 2007.
"Ini akan menjadi peristiwa bersejarah yang dapat terlaksana karena upaya dialog dan perdamaian," tulis surat kabar Rodong Sinmun dalam kolom editorialnya.
Juru bicara partai yang berkuasa di Pyongyang juga berkomentar bahwa peningkatan hubungan bilateral diperlukan "untuk perdamaian kedua negara".
Pertemuan Moon-Kim akan berfokus pada denuklirisasi Korea Utara dan perjanjian damai mengakhiri Perang Korea secara resmi setelah berada di bawah gencatan senjata selama beberapa dekade.
Konferensi itu akan dimulai pukul 9.30 pagi, ketika Kim melintasi perbatasan ke sisi selatan area keamanan bersama antar-Korea di Panmunjom.
Menurut Kepala Staf Presiden Moon, Im Jong-seok, Kim akan didampingi oleh sembilan representatifnya, termasuk saudara perempuannya Kim Yo-jong, dan pejabat militer dan diplomatiknya.
Kedua pemimpin itu akan menanam pohon di garis demarkasi militer yang ditandai dengan tulisan, "Tanamlah perdamaian dan kemakmuran".
Konferensi akan ditutup dengan makan malam yang terdiri dari hidangan simbolis dari kedua negara.