Hayatı Nupus
16 Februari 2020•Update: 17 Februari 2020
Busra Nur Bilgic Cakmak
ANKARA
Presiden Azerbaijan pada Sabtu mengatakan bahwa masalah Karabakh Atas tak dapat diselesaikan dalam sehari dan ada kebutuhan untuk merampungkan konflik itu secara bertahap.
“Sudah jelas bahwa kita perlu menyelesaikan konflik ini secara bertahap. Kita tidak bisa menyelesaikannya dalam satu hari,” kata Ilham Aliyev dalam sesi berjudul Perkembangan di Nagorno-Karabakh, bersama Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, selama Konferensi Keamanan Munich ke-56.
“Tahap pertama seharusnya, seperti usulan Rusia, pembebasan sebagian wilayah yang diduduki, kembalinya pengungsi Azerbaijan ke wilayah itu, pemukiman kembali dan sementara itu, proses normalisasi hubungan Armenia dan Azerbaijan,” kata Aliyev, menambahkan status Karabakh Atas bisa dibahas nanti.
Sementara itu, Pashinyan mengatakan bahwa tidak mungkin ada solusi militer untuk konflik di wilayah tersebut.
Karabakh Atas adalah wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional, dan dikuasai secara ilegal oleh Armenia sejak 1991 melalui agresi militer.
Empat resolusi Dewan Keamanan PBB dan dua resolusi Majelis Umum, serta keputusan banyak organisasi internasional lainnya, merujuk pada fakta ini.
Seluruhnya menuntut penarikan pasukan Armenia yang berada di Karabakh Atas dan tujuh wilayah pendudukan lain di Azerbaijan.
Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) kelompok Minsk—yang diketuai bersama oleh Perancis, Rusia dan AS—dibentuk untuk menemukan solusi damai konflik, tetapi sejauh ini belum mencapai hasil apa pun.