Rhany Chairunissa Rufinaldo
11 Oktober 2018•Update: 11 Oktober 2018
Serife Cetin
BRUSSELS
Sebuah komite Uni Eropa pada Rabu mengusulkan untuk mengeluarkan "visa kemanusiaan" untuk mempromosikan migrasi legal dan mencegah kematian pada rute migrasi menuju negara-negara Uni Eropa.
"Negara-negara UE harus dapat mengeluarkan visa kemanusiaan di kedutaan dan konsulat di luar negeri, sehingga orang yang mencari perlindungan dapat mengakses Eropa tanpa mempertaruhkan hidup mereka," kata Parlemen Eropa dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan Komite Kebebasan Sipil.
Komite setuju untuk meminta Komisi Eropa menyerahkan proposal legislatif untuk visa paling lambat 31 Maret 2019.
"Meskipun banyak pengumuman dan permintaan untuk jalur aman dan legal bagi pencari suaka ke Eropa, Uni Eropa tidak memiliki kerangka kerja prosedur masuk yang dilindungi," tambah pernyataan itu.
Sekitar 90 persen orang yang diberikan perlindungan internasional mencapai negara-negara Uni Eropa melalui cara yang ilegal, kata Parlemen Eropa.
Setiap pemohon harus melalui pemeriksaan keamanan sebelum visa dikeluarkan, menurut usulan tersebut.
Anggota parlemen Eropa Juan Fernando Lopez Aguilar mengatakan “Pemungutan suara hari ini adalah langkah yang terbatas, namun tetap merupakan sinyal politik yang sangat penting bagi Komisi Uni Eropa.
“Kita perlu berbuat lebih banyak untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, karena saat ini jelas bahwa jalur legal dan aman ke Eropa bagi mereka yang mencari perlindungan internasional belum cukup,” Aguilar menambahkan.
Jika proposal itu diterima oleh seluruh anggota dalam sidang paripurna November, komisi harus memberikan jawaban yang masuk akal atas permintaan parlemen, tambah pernyataan itu.