Kematian pria autis akibat didorong ke laut oleh awak kapal gemparkan publik Yunani
'Insiden memalukan ini tidak mewakili negara kita,' kata perdana menteri Yunani soal kematian pria yang terdorong ke laut di pelabuhan
ATHENA
Kabar kematian seorang pria autis berusia 36 tahun setelah tenggelam saat dia mencoba mengejar kapal feri di kota pelabuhan Piraeus, Yunani, telah mengejutkan negara tersebut.
Kasus kematian Antonis Karyotis pada Selasa malam, yang ingin pulang ke tempat tinggalnya di pulau Kreta, tempat tujuan kapal feri itu, membuat ngilu publik dan politisi Yunani.
Pria tersebut telah membeli tiket dan menaiki feri tersebut, kata Menteri Perkapalan Miltiadis Varvitsiotis pada Rabu.
Namun dia sempat turun dari kapal karena alasan yang tidak diketahui kemudian mencoba untuk menaikinya kembali kapal tersebut. Saat itulah dia didorong ke laut oleh awak kapal dari feri yang akan meninggalkan pelabuhan.
Video kejadian tersebut juga diunggah di media sosial.
Kerabat pria tersebut mengatakan kepada media Yunani bahwa Karyotis memiliki gangguan spektrum autisme.
Mengomentari kejadian tersebut, Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis mengecam peristiwa tersebut di Facebook dan menyebutnya sebagai kejadian mengerikan yang tidak dapat ditoleransi.
“Peristiwa memalukan ini tidak mewakili negara kita,” kata dia, sambil menambahkan bahwa mereka yang terlibat dalam kematian tersebut pantas mendapatkan hukuman.
Sementara itu, empat awak kapal feri Blue Horizon, termasuk kaptennya, ditangkap dan didakwa atas pembunuhan, seperti dilansir lembaga penyiaran publik ERT.
Mereka diperkirakan akan hadir di hadapan jaksa di Pireaus pada hari Sabtu.
Terkait perkembangan itu, sekelompok warga berkumpul pada Rabu malam di Pelabuhan Agios Nikolaos untuk memprotes kejadian tersebut.
Berbagai kelompok sayap kiri menyerukan lebih banyak aksi demonstrasi di seluruh negeri.
