Rhany Chairunissa Rufinaldo
13 Mei 2020•Update: 19 Mei 2020
ANKARA
Korea Selatan mengkhawatirkan kemungkinan wabah Covid-19 baru setelah munculnya cluster baru yang terdeteksi pekan lalu.
Menurut Kantor Berita Yonhap, kasus-kasus baru yang terkait dengan klub malam telah meningkat menjadi 119 di seluruh bagian negara.
Kasus-kasus dengan cepat membengkak menjadi infeksi cluster, yang mempengaruhi tidak hanya mereka yang pernah ke Itaewon, tetapi juga hampir 30 orang lain yang terinfeksi melalui transmisi sekunder.
"(Membendung) penyakit menular adalah masalah kecepatan. Pemeriksaan sukarela lebih penting daripada apa pun. Harap segera periksa jika Anda mengunjungi klub di Itaewon antara 24 April-6 Mei," kata Wali Kota Seoul Park Won seperti dikutip Yonhap.
Korea Selatan kembali bersiaga setelah seorang warga berusia 29 tahun yang dinyatakan positif minggu lalu mengaku mengunjungi lima klub dan bar di Itaewon, sebuah distrik kehidupan malam yang populer di Ibu Kota Seoul.
Negara itu juga melaporkan kasus kematian baru akibat Covid-19 pada Rabu, sehingga totalnya menjadi 259.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), 26 kasus baru dikonfirmasi di negara itu dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlahnya bertambah menjadi 10.962, sementara 9.695 pasien telah sembuh.
Korea Selatan melonggarkan aturan jarak sosial yang ketat awal bulan ini setelah jumlah kasus Covid-19 baru menurun.
Data KCDC menunjukkan bahwa bulan lalu kasus baru di negara itu berkurang dari hari ke hari hingga cluster baru terdeteksi di Seoul pada 8 Mei.