Astudestra Ajengrastrı
18 Juni 2018•Update: 18 Juni 2018
Hasan Esen
MADRID
Tiga kapal penyelamat yang mengangkut ratusan imigran tiba di Kota Valencia, Spanyol, pada Minggu.
Sebanyak 274 imigran yang diangkut oleh kapal Dattilo milik penjaga pantai Italia tiba di pelabuhan Spanyol di pagi hari.
Setelah itu, kapal penyelamat Aquarius yang mengangkut 106 imigran, juga kapal ketiga dengan muatan 250 imigran tiba di pelabuhan.
Sekitar 123 anak-anak dan tujuh orang wanita hamil berada di antara 630 imigran tak berdokumen itu.
Para imigran disambut oleh petugas-petugas medis, relawan Palang Merah, psikolog dan penerjemah.
Aquarius sebetulnya direncanakan untuk berlabuh di Italia, namun pemerintahan Italia yang baru terbentuk menolak kedatangan kapal tersebut.
Mengikuti keputusan Italia, malta juga menyatakan tidak akan menerima kapal itu, membuat Aquarius dan para penumpangnya terombang-ambing di lautan di antara kedua negara selama berhari-hari.
Pedro Sanchez, perdana menteri baru Spanyol, pada Senin menawarkan pelabuhan yang aman.
"Mereka tidur di atas lantai kapal, termasuk wanita-wanita hamil, ibu-ibu menyusui, bayi-bayi, pasien luka bakar, dan orang-orang yang nyaris tenggelam," Koordinator Doctors Without Borders (MSF) Aloys Vimard, yang berada di atas kapal itu, mencuit melalui Twitter.
Menurut Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), dalam lima bulan pertama 2018, total 35.455 imigran menyeberangi Laut Mediterania ke Eropa, dengan lebih dari 11.792 di antaranya berlabuh di Spanyol.
UNHCR memperkirakan 792 imigran tewas atau hilang. Data dari badan ini juga menyebutkan 21,9 persen para pengungsi adalah warga Suriah.