Chandni
05 Januari 2018•Update: 06 Januari 2018
Barry Ellsorth
TRENTON, Kanada
Pemerintah Kanada mengirim seorang dokter ke Kuba untuk memeriksa diplomat-diplomat di kedutaan yang mengeluh sakit. Diduga keluhan sakit itu ditimbulkan oleh serangan akustik yang merusak pendengaran mereka, lapor media Kanada pada Kamis.
Sejumlah dokumen yang baru dirilis menunjukkan Dr. Jeffery Chermin dikirim ke Kedutaan Kanada di Havana Juni lalu.
Staf kedutaan mengalami gejala-gejala mirip dengan yang dialami staf kedutaan AS seperti mimisan, kehilangan ingatan jangka pendek, gangguan pendengaran, dan mual-mual. Sumber penyakit itu masih menjadi misteri, namun ada yang menduga itu disebabkan serangan sonik.
Fenomena itu cukup serius hingga AS, yang menuduh Kuba sebagai dalang serangan itu, menarik sebagian besar staf kedutaan mereka dari Havana dan memulangkan diplomat Kuba dari Washington.
Dokumen yang baru dirilis itu mengatakan staf kedutaan Kanada mulai merasakan gejala penyakit sejak Mei lalu.
"Sejumlah gejala ini mirip tanda-tanda stress dan ada kemungkinan ini timbul sebagai bentuk gangguan mental karena khawatir menjadi target," tulis diplomat Karen Foss. "Apapun itu, pemeriksaan dokter seharusnya bisa mendeteksi penyakit dan membuat staf merasa lega."
Dalam sebuah surel tertanggal 28 Mei, Foss menulis sumber penyakit itu belum ditemukan - "Tidak ada jawaban."
Semua staf diplomatik Kanada yang menunjukkan gejala kemudian melakukan pemeriksaan di Kanada atau AS. Pihak berwenang kemudian mengatakan mereka sudah sembuh.