Megiza Soeharto Asmail
07 Desember 2018•Update: 07 Desember 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Sebanyak 13 negara dari koalisi internasional untuk mengalahkan Daesh bertemu pada Kamis untuk menyatakan telah berhasil mengambil kembali lebih dari 99 persen wilayah yang pernah dipegang oleh kelompok teroris di Irak dan Suriah.
Menteri Pertahanan James Mattis dan rekannya dari Kanada, Harjit Sajjan, yang menjadi tuan rumah pertemuan di Ottawa, mengeluarkan pernyataan bersama setelah pertemuan.
"Kami akan terus beradaptasi dan memperkuat jaringan global kami untuk melawan jaringan ISIS sendiri dari pejuang teroris asing, pembiayaan dan propaganda," kata pernyataan itu, mengacu pada nama lain Daesh.
Koalisi ini dibentuk pada tahun 2014 ketika AS mengumumkan sebuah kelompok untuk mengalahkan organisasi teroris Daesh. Ini telah berkembang hingga mencakup 79 negara.
Kedua pejabat itu juga mengatakan mereka kembali fokus untuk mengalahkan kelompok tersebut, dan mengatakan mereka akan meningkatkan militer, intelijen, diplomasi dan ekonomi untuk memastikan kesuksesan mereka.
Tahun lalu para pejabat dari Irak, yang merupakan bagian dari koalisi, menyatakan kehadiran militer Daesh di negara itu telah dinetralkan setelah terjadinya konflik selama tiga tahun.
Namun demikian, pasukan Irak tetap melakukan operasi untuk secara benar-benar yakin telah menghabisi kelompok yang tersisa.
"Kami yakin bahwa kami akan menang," tambah pernyataan itu. "Kami berdiri dengan orang-orang di seluruh dunia yang mencari masa depan yang lebih baik dan lebih aman."