Rhany Chairunissa Rufinaldo
06 September 2018•Update: 06 September 2018
Mustafa Deveci dan Esat Firat
YERUSALEM
Israel pada Rabu mengatakan akan menutup kedutaannya di Paraguay.
Israel bahkan telah memanggil duta besar untuk membahas masalah tersebut, menurut pernyataan dari Kantor Perdana Menteri Israel.
Langkah itu dilakukan setelah negara Amerika Latin itu mengumumkan akan memindahkan kedutaannya dari Yerusalem ke Tel Aviv.
Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al-Maliki juga mengumumkan pada Rabu malam bahwa negaranya akan membuka kedutaan di Ibu Kota Paraguay, Asuncion, menyusul langkah Paraguay merelokasi kedutaan besarnya.
Menurut kantor berita Palestina WAFA, Maliki mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah menginstruksikan pemerintahnya untuk membuka kedutaan di Asuncion.
Memuji langkah Paraguay, Maliki mengatakan bahwa kedutaan akan dibuka sesegera mungkin.
Dia juga meminta negara lain untuk membuka kedutaan mereka di Paraguay karena "sikap mereka yang berprinsip" terhadap masalah ini.
Menteri Luar Negeri Paraguay Luis Alberto Castiglioni pada Rabu mengatakan bahwa kedutaan yang sebelumnya dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem, akan direlokasi kembali ke Tel Aviv.
"Dalam upaya untuk menjamin perdamaian yang luas, adil dan permanen di Timur Tengah, Paraguay ingin berkontribusi pada upaya diplomatik regional," kata diplomat senior itu.
Setelah AS dan Guatemala, Paraguay pada 21 Mei memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem.