Muhammad Abdullah Azzam
29 September 2019•Update: 29 September 2019
Arif Yusuf, Ayşe Sümeyra Aydoğdu
BAGHDAD
Kementerian Pertahanan Irak mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan wilayah negaranya kembali menjadi medan perang.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Irak Tahsin al-Khafaji menanggapi pernyataan duta besar Iran untuk negaranya Iraj Masjidi tentang kemungkinan serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.
Dubes Iran untuk Baghdad itu mengatakan jika AS menyerang negaranya maka pasukan Iran akan melakukan balasan terhadap perwakilan AS di Irak atau daerah lainnya.
"Kami tidak akan membiarkan Irak menjadi zona perang," kata al-Khafaji dalam sebuah pernyataan tertulis kemarin.
Al-Khafaji mengungkapkan pihaknya menolak ancaman dari Iran dan Amerika Serikat yang tidak akan menguntungkan negaranya.
Dia menekankan wilayah Irak adalah garis merah bagi mereka.
"Irak tidak akan menjadi tempat untuk menyerang Iran, begitu juga kami tidak akan mengizinkan misi AS di wilayah kami terancam," kata al-Khafaji.
"Jika AS melakukan serangan militer terhadap Iran, kami akan melakukan pembalasan dengan keras. Kami akan menyerang pasukan AS di mana pun mereka berada di Irak atau di daerah lainnya di dunia," ujar Masjidi kemarin.