Muhammad Abdullah Azzam
29 September 2019•Update: 29 September 2019
Sayed Khodaberdi Sadat
KABUL
Setidaknya empat pasukan keamanan tewas dalam 68 insiden serangan yang terjadi selama proses pemungutan suara pemilu presiden di Afghanistan kemarin Sabtu.
Menteri Dalam Negeri Massound Andrabi mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada media bahwa upaya Taliban untuk menghalangi pelaksanaan pemilu telah gagal.
Andrabi mengungkapkan Taliban melancarkan 68 serangan di seluruh negeri yang mana telah menewaskan empat petugas keamanan.
Selain itu serangan-serangan tersebut juga menyebabkan 72 orang terluka, tiga di antaranya petugas keamanan.
Mendagri Andrabi menjelaskan serangan teror itu digelar di provinsi Logar, Takhar, Kunar, Jowzjan, Faryab, Kunduz, Baghlan, Paktia ve Paktika.
Di sisi lain, menurut pernyataan dari Divisi Keamanan Nasional Afghanistan kemarin, pasukan keamanan menggelar 13 operasi berbeda melawan Taliban.
Sebanyak 34 militan Taliban tewas dan 14 lainnya terluka dalam operasi yang digelar pada hari pemilu di Afghanistan.
Sementara Taliban mengklaim pihaknya telah membunuh dan melukai 422 pasukan keamanan dalam serangan-serangan tersebut.