Dunia

Indonesia tutup sementara KBRI Yaman

Pemerintah menilai konflik berkepanjangan serta situasi politik dan keamanan di Yaman telah membahayakan serta menghambat pelaksanaan tugas dan misi diplomatik Indonesia

Erric Permana  | 25.07.2019 - Update : 26.07.2019
Indonesia tutup sementara KBRI Yaman Suasana Kota Sanaa, Yaman setelah dilanda perang saudara. (Mohammed Hamoud - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Erric Permana

JAKARTA

Pemerintah Indonesia menutup sementara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sana'a, Yaman.

Penutupan itu berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No 18 Tahun 2019 yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 17 Juli lalu.

Seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet pada Kamis, pemerintah menilai konflik yang berkepanjangan serta situasi politik dan keamanan di Yaman telah membahayakan serta menghambat pelaksanaan tugas dan misi diplomatik KBRI.

“Menutup sementara dan menghentikan kegiatan operasional Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sana’a, Republik Yaman,” bunyi Keppres itu.

Selanjutnya tugas dan fungsi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sana’a, Republik Yaman, menurut Keppres tersebut dilaksanakaan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Muscat, Kesultanan Oman.

Seiring dengan itu, menurut Keppres ini, alokasi anggaran untuk Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sana’a, Republik Yaman dihentikan sementara, dan memindahkan personel di kedutaan tersebut pada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Muscat, Kesultanan Oman.

Keppres ini menyebutkan, pembukaan kembali Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sana’a, Republik Yaman dapat dilakukan jika situasi dan kondisi setempat sudah kondusif.

“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2019,” bunyi Keppres tersebut.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.