Maria Elisa Hospita
09 Maret 2019•Update: 11 Maret 2019
Ahmad Adil
CHANDIGARH
Pemerintah India pada Jumat merilis imbauan yang meminta semua negara bagian untuk menjamin keamanan penduduk Jammu dan Kashmir di seluruh penjuru negeri di tengah merebaknya laporan soal aksi kekerasan.
Lewat Twitter, Kementerian Dalam Negeri meminta pihak berwenang untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelanggar hukum.
Awal pekan ini, sebuah video beredar di media sosial di mana beberapa pria mengenakan baju oranye - yang diasosiasikan sebagai pendukung partai yang berkuasa - memukuli seorang penjaga toko dengan tongkat di Lucknow, ibu kota negara bagian Uttar Pradesh, karena dia seorang Kashmir.
Penjual itu kemudian diselamatkan oleh orang-orang yang lewat dan polisi telah menangkap tersangka.
Serangan teror juga terjadi bulan lalu di Jammu dan Kashmir di mana seorang pemuda setempat menabrak sebuah mobil bermuatan peledak dalam konvoi paramiliter yang menyebabkan sedikitnya 40 tentara India tewas.
Wilayah Himalaya yang mayoritas penduduknya Muslim dikuasai oleh baik India maupun Pakistan, tetapi diklaim oleh keduanya secara penuh.
Beberapa kelompok Kashmir di wilayah tersebut telah berperang melawan pemerintahan India untuk memerdekakan diri atau untuk bersatu dengan negara tetangga, Pakistan.