Shuriah Niazi
NEW DELHI, India
Badan Investigasi Nasional (NIA) India pada Kamis mengirimkan surat tuntutan terhadap pengkhotbah terkenal Zakir Naik, yang diburu karena perannya memicu teror dan menyampaikan pidato dengan tema kebencian.
Zakir Naik juga dituntut oleh NIA karena berperang melawan negara dan memicu perang agama secara sengaja, serta karena menjadi anggota asosiasi yang dilarang.
Surat-surat tuntutan yang dilayangkan oleh NIA itu berisikan statemen dari 85 saksi mata.
Juli lalu, Kementerian Luar Negeri India menarik paspor Zakir Naik.
Naik dikenal di seluruh dunia karena sering memancing debat mengenai isu-isu agama, khususnya Islam. Dia memiliki jutaan pengikut di Facebook dan diduga sudah memberikan hampir 4.000 khotbah Islami di berbagai negara.
Program khotbah Naik di Peace TV, saluran televisi yang dibukanya pada 2006, sangat terkenal di kalangan umat Muslim India. Saluran itu kemudian ditutup pemerintah tahun lalu.
Menyusul sebuah serangan teror di Dhaka, Bangladesh tahun lalu, NIA mulai menginvestigasi Naik dan lembaganya, Islamic Research Foundation.
Timbul sejumlah dugaan terhadap Naik setelah pihak berwenang Bangladesh mengatakan salah satu penyerang teror di sana diduga terinspirasi oleh khotbah-khotbah Naik.
Serangan di sebuah cafe di Dhaka itu menewaskan 22 orang, kebanyakan warga asing.
Mulai saat itu, Naik menghindar dari pihak berwenang di India dan belum kembali ke sana.
Tahun lalu juga, pemerintah India membatalkan ijin LSM dan organisasi pendidikan milik Naik, mengatakan keduanya adalah pusat dakwah teror.
news_share_descriptionsubscription_contact
