Muhammad Abdullah Azzam
23 Juli 2019•Update: 24 Juli 2019
Zehra Ulucak
ANKARA
Pemerintah India membantah tudingan yang menyebut Perdana Menteri Narendra Modi meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menjadi mediator soal masalah Kashmir dengan Pakistan.
Menurut laporan NDTV, Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar menyangkal pernyataan Trump yang mengatakan PM Modi meminta dirinya untuk menengahi India dengan Pakistan soal masalah Kashmir.
Dalam sebuah pernyataan di gedung Rajya Sabha atau Dewan Negara yang merupakan majelis tinggi di Parlemen India, Jaishankar menegaskan bahwa pemerintahnya tak punya permintaan seperti itu kepada Trump.
“Saya juga ingin menegaskan kembali bahwa India memiliki sikap yang konsisten dalam menangani semua masalah besar secara bilateral dengan Pakistan," ungkap Jaishankar.
Presiden AS Trump dan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan kemarin melakukan konferensi pers di Gedung Putih.
Pada bagian tanya jawab yang berlangsung sekitar 40 menit, kedua pemimpin menekankan upaya untuk meningkatkan hubungan AS-Pakistan.
Trump mengatakan bahwa dirinya dapat berperan dalam masalah Kashmir antara Pakistan dan India.
"Saya dua minggu lalu bersama Perdana Menteri Narendra Modi. Kami juga membicarakan hal ini,” ungkap Trump.
Lalu Trump mengatakan bahwa Modi meminta dirinya menyelesaikan masalah ini.
"Saya bisa membantu, saya bisa menjadi penengah. Masalah ini harus diselesaikan," terang Trump menceritakan percakapannya dengan PM India itu.