Muhammad Abdullah Azzam
04 September 2019•Update: 04 September 2019
Ali Semerci
SANA’A
Pemberontak Houthi Yaman melancarkan serangan drone ke Pangkalan Udara King Khalid di kota Khamis Mushait di selatan Arab Saudi.
Juru Bicara Houthi Yahya Sarei mengungkapkan melalui akun media sosial bahwa pihaknya melancarkan serangan terhadap target milik Arab Saudi dengan menggunakan drone tipe Qasef-2K.
Sarei mengatakan serangan itu merupakan serangan balasan atas operasi udara pasukan koalisi dan blokade terhadap rakyat Yaman oleh pasukan koalisi pimpinan Saudi.
Pemerintah Riyadh mengungkapkan Angkatan Udara negaranya berhasil menghancurkan tiga rudal balistik di langit kota perbatasan Najran yang ditembakkan oleh kelompok Houthi di Yaman.
Kelompok Houthi kerap menargetkan beberapa wilayah di Arab Saudi dengan menggunakan rudal balistik jarak menengah dan panjang serta drone dan tak sedikit upaya serangan itu digagalkan oleh sistem pertahanan udara Arab Saudi.
Yaman dilanda konflik kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara itu, termasuk ibu kota Sanaa.
Krisis meningkat setahun kemudian ketika koalisi militer pimpinan Saudi melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.
Menurut PBB, Yaman menghadapi salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, di mana lebih dari 10 juta orang berada di ambang bencana kelaparan.