İqbal Musyaffa
13 Januari 2018•Update: 14 Januari 2018
RAMALLAH
Gerakan perlawanan Palestina Hamas mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya tidak akan menghadiri sebuah pertemuan Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) minggu depan di Ramallah.
“Ismail Haniyeh, kepala biro politik Hamas, dalam sebuah surat resmi mengatakan kepada Salim Zanoun, ketua Dewan Nasional Palestina PLO, bahwa partai tersebut tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan dewan pusat pada hari Minggu dan Senin depan,” kata stasiun radio resmi Palestina.
Seorang pejabat senior Hamas yang menolak disebutkan namanya mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa keputusan tersebut diambil Hamas setelah dilakukan diskusi antara pemimpin gerakan tersebut selama beberapa hari di dalam dan di luar Palestina.
“Pertemuan diadakan di Ramallah di Tepi Barat yang diduduki Israel yang berarti pejabat senior Hamas tidak dapat hadir,” ujar sumber tersebut.
Dia menambahkan bahwa pertemuan akan diadakan tanpa agenda khusus, yang memperkuat keyakinan oleh kepemimpinan gerakan bahwa tidak ada keputusan konkret yang akan diambil.
Gerakan Jihad Islam tersebut pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut karena akan diadakan di sebuah kota yang diduduki Israel.
Sebagai informasi, pada Desember lalu Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan sebuah pertemuan Dewan Pusat Palestina untuk membahas langkah-langkah yang akan diambil terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.