Muhammad Abdullah Azzam
17 Mei 2019•Update: 20 Mei 2019
Gülşen Topçu
GAZA
Hamas mengungkapkan Israel berusaha menghindar dari investigasi komisi penyelidikan internasional dengan menghilangkan bukti melalui pembunuhan seorang penyandang cacat Palestina di Gaza, Ibrahim Abu Sureyya oleh tentara Israel.
Juru bicara Hamas Hazim Qasim, dalam pernyataan tertulisnya mengungkapkan "pembunuhan Abu Sureyya adalah bukti Israel melakukan kejahatan.”
Qasim mengatakan penutupan penyelidikan tersebut merupakan bagian dari langkah kebohongan dan penipuan oleh Israel.
Hamas mendesak lembaga internasional untuk meminta pertanggung jawaban atas kejahatan perang yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina.
Militer Israel kemarin menutup penyelidikan kasus pembunuhan penyandang disabilitas Abu Sureyya (29) di perbatasan Gaza pada Desember 2017 lalu.
Alasan Militer Israel adalah “tak ada bukti cukup bahwa tentara mereka menembaki Abu Sureyya” pada aksi protes di perbatasan Gaza.
Meski begitu, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan bahwa Sureyya tewas akibat tembakan tentara Israel.
Militer Israel pada Januari 2018 mulai melakukan penyelidikan atas pembunuhan Sureyya.
Dalam laporan Pelanggaran Israel terhadap Palestina pada Januari 2018, Sureyya terbunuh oleh peluru Israel yang menancap di kepalanya.