Dunia

Gaza Serukan Dukungan Rehabilitasi Fisik dan Psikososial bagi Ribuan Penyintas Amputasi

Otoritas kesehatan Gaza memperingatkan dampak kemanusiaan yang berat dan berkepanjangan terhadap ribuan keluarga

Mohammad Sio  | 03.12.2025 - Update : 23.12.2025
Gaza Serukan Dukungan Rehabilitasi Fisik dan Psikososial bagi Ribuan Penyintas Amputasi

ISTANBUL

Kementerian Kesehatan di Gaza menyatakan sekitar 6.000 orang yang kehilangan anggota tubuh akibat perang di wilayah tersebut membutuhkan rehabilitasi jangka panjang secara mendesak.

Otoritas kesehatan memperingatkan dampak kemanusiaan yang berat dan berkepanjangan terhadap ribuan keluarga.

Dalam pernyataan memperingati Hari Internasional Penyandang Disabilitas, kementerian menyebut kondisi para penyintas amputasi di Gaza “mengkhawatirkan”.

Sekitar 25 persen dari seluruh kasus amputasi melibatkan anak-anak yang kini menghadapi disabilitas permanen sejak usia dini.

Kementerian menambahkan, ribuan warga sipil yang terluka beserta keluarganya mengalami penderitaan kemanusiaan yang mendalam, sehingga memerlukan layanan rehabilitasi fisik yang berkelanjutan serta dukungan psikologis dan sosial.

Kementerian Kesehatan di Gaza juga menyerukan organisasi internasional terkait agar memprioritaskan para amputee di Gaza dan memperkuat akses terhadap layanan perawatan spesialis serta program rehabilitasi.

Pada September, Kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini mengatakan Gaza menjadi wilayah dengan jumlah anak amputasi per kapita tertinggi di dunia sejak perang dimulai.

Kementerian Kesehatan di Gaza menyatakan sejak Oktober 2023 lebih dari 70.000 orang tewas dan lebih dari 171.000 lainnya terluka akibat operasi militer Israel di Gaza. Perang tersebut, menurut pernyataan itu, berhenti setelah kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.