Muhammad Abdullah Azzam
07 Juni 2018•Update: 07 Juni 2018
Adem Şalvarcıoğlu
ANKARA
Polisi Filipina menahan 482 orang karena terlibat melakukan penipuan di internet skala internasional, Kamis.
Kepala Polisi, Oscar Albayalde, mencatat bahwa dalam sebuah penyergapan operasi anti-kejahatan internasional di tiga gedung di wilayah utara ibu kota Manila, polisi telah menangkap 482 orang yang terlibat dalam kasus penipuan skala internasional.
Albayalde mengungkapkan bahwa dari 482 pelaku yang tertangkap, delapan di antaranya adalah warga negara Israel.
Para pelaku penipuan itu telah mengakses informasi kartu kredit para korbannya untuk memaksa mereka berinvestasi di perusahaan bursa efek yang berbasis di London.