03 Agustus 2017•Update: 03 Agustus 2017
Dilara Zengin
ANKARA
Harga pangan dunia meningkat pada Juli karena tingginya harga sereal, gula, dan produk susu, kata Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), Kamis.
Juli, rata-rata indeks harga pangan tercatat 179,1 poin, naik 2,3 persen dibanding dengan Juni, dan naik 10,2 persen dibanding dengan periode yang sama tahun lalu. Indeks harga pangan terus meningkat dalam 4 bulan terakhir – 168,9 poin pada April, 172,9 poin pada Mei, dan 175,2 poin pada Juni.
FAO mengatakan bahwa indeks harga pangan dunia telah mencapai tingkat tertingginya sejak Januari 2015.
Indeks harga gula menunjukkan peningkatan tertinggi pada bulan Juli, yaitu 5,2 persen, menandakan kenaikan bulanan pertama sejak awal tahun.
“Meskipun ada kenaikan harga, harga gula tetap di bawah (26 persen) jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,” tambah FAO.
Indeks harga sereal meningkat hingga 5,1 persen dan terus meningkat selama 3 bulan terakhir. FAO juga mencatat bahwa indeks harga susu juga naik 3,6 persen pada Juli karena kuatnya harga mentega, keju, dan susu bubuk.
Sebaliknya, harga minyak nabati turun 1,1 persen dibandingkan dengan Juni, dan mencapai titik terendahnya sejak Agustus 2016. Sementara itu, harga daging tetap stabil di bulan Juli.