Turki, Dunia

Erdogan: Turki dan Nigeria bertekad lanjutkan kerja sama bilateral

Turki siap untuk berbagi "peluang dan pengalamannya" di bidang pertahanan dan keamanan dengan Nigeria, ungkap Presiden Erdogan

Rabia Iclal Turan   | 21.10.2021
Erdogan: Turki dan Nigeria bertekad lanjutkan kerja sama bilateral Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bersama Presiden Nigeria Muhammadu Buhari di ibukota Abuja. (Foto file - Anadolu Agency)

ANKARA

Turki bertekad untuk melanjutkan kerja sama dengan Nigeria di segala bidang, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat berkunjung ke Abuja pada Rabu.

Pada konferensi pers bersama Presiden Nigeria Muhammadu Buhari di ibu kota Abuja, Erdogan mengatakan, "Kami memperkuat kerja sama kami dengan Nigeria dalam pertahanan dan keamanan militer, yang memerangi organisasi teroris, kelompok bersenjata, dan pembajakan."

Turki siap untuk berbagi "peluang dan pengalamannya" di bidang pertahanan dan keamanan dengan Nigeria, tambah presiden.

Presiden Erdogan mengatakan Turki terus membagikan "informasi yang diperlukan" tentang kegiatan ilegal kelompok teror FETO di Nigeria.

Dia juga menyampaikan belasungkawa atas tewasnya 43 orang dalam serangan teroris di negara bagian Sokoto Nigeria pada Senin.

Tahun depan, Turki dan Nigeria akan merayakan 60 tahun hubungan diplomatik, kata Erdogan, menyebutkan bahwa Nigeria menjadi tuan rumah salah satu misi Turki tertua di benua Afrika.

"Menjadi anggota penting organisasi seperti D-8 (Organisasi Kerjasama Ekonomi), Organisasi Kerjasama Islam, ECOWAS (Masyarakat Ekonomi Negara-negara Afrika Barat) dan Uni Afrika, Nigeria adalah salah satu negara terkemuka di wilayahnya dan dunia," kata presiden Turki.

"Upaya Nigeria untuk membangun perdamaian, stabilitas dan pembangunan ekonomi di benua Afrika sangat mengagumkan," tutur dia.

Pada perhentian terakhir dari kunjungan kerja ke tiga negara di Afrika, Erdogan mengatakan Turki "mempercepat hubungannya dengan Afrika" atas dasar "kemitraan strategis."

Sebelum tiba di Nigeria, Erdogan telah mengunjungi Angola dan Togo.

Turki saat ini memiliki 43 kedutaan besar di Afrika, kata pemimpin Turki itu, dan akan menjadi tuan rumah KTT Ekonomi dan Bisnis Turki-Afrika pada Kamis, dan KTT Kemitraan Turki-Afrika ketiga pada 17 Desember di Istanbul.

Erdogan mengatakan dirinya senang bahwa banyak anak muda Nigeria belajar di universitas di Turki dan Republik Turki Siprus Utara (TRNC), mendapatkan beasiswa Turki.

Pertemuan yang sangat berguna

Buhari, pada bagiannya, mengatakan mereka melakukan diskusi "sangat berguna" tentang beberapa masalah bilateral, dan mencapai serangkaian kesepakatan.

Turki dan Nigeria menandatangani tujuh perjanjian tentang perpajakan, pertambangan, hidrokarbon, energi, dan pertahanan, serta kerja sama antara pemuda dan kementerian luar negeri kedua negara.

Buhari juga mengatakan Nigeria telah menghapus larangan perjalanan untuk Turki yang diberlakukan sebagai bagian dari tindakan pandemi Covid-19.

Presiden Nigeria memuji rekannya dari Turki atas "kepemimpinan dan kemurahan hatinya" dalam menampung empat juta pengungsi yang melarikan diri dari daerah konflik di Irak, Suriah dan Afghanistan.

"Anda (Erdogan) memang telah memberikan contoh bagi seluruh dunia," tutur Buhari.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın