Hayati Nupus
30 April 2019•Update: 01 Mei 2019
Zafer Fatih Beyaz dan Aynur Ekiz
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan rekannya dari AS Donald Trump membahas proposal untuk kelompok kerja sistem pertahanan udara S-400 Rusia lewat telepon pada Senin.
Menurut pernyataan Kepresidenan Turki, Erdogan dan Trump juga bertukar pandangan soal perkembangan terbaru Suriah dan sepakat untuk mengejar kerja sama penanggulangan terorisme.
Washington menolak keras pembelian S-400 oleh Turki.
Para pejabat AS menyarankan Turki untuk membeli sistem rudal Patriot AS ketimbang S-400, dengan alasan tidak sesuai dengan sistem NATO.
Turki menanggapi bahwa penolakan AS soal Patriot yang membuatnya mencari penjual lain, dan menambahkan bahwa Rusia menawarkan kesepakatan yang lebih baik, termasuk alih teknologi.
Isu-isu bilateral dan regional juga menjadi bahan pembicaraan telepon tingkat tinggi itu.
Kedua pemimpin juga menegaskan kembali tujuan volume perdagangan USD75 miliar, tambah pernyataan itu.