Nani Afrida
11 November 2019•Update: 11 November 2019
Erdogan Cagatay Zontur dan Jeyhun Aliyev
ANKARA
Presiden Turki pada Minggu mengatakan 365.000 pengungsi telah kembali ke Suriah utara.
Para pengungsi Suriah kembali ke daerah-daerah yang diamankan Turki lewat operasi anti-terornya, kata Recep Tayyip Erdogan, berbicara di Kongres Nasional dan Pusat Kebudayaan Bestepe, Ankara.
Erdogan menekankan bahwa ada kemungkinan Turki mengembalikan lebih banyak pengungsi dengan mengorganisir pertemuan donor internasional atau melalui beberapa proyek percontohan.
Turki telah menciptakan wilayah seluas lebih dari 8.100 kilometer persegi (sekitar 3.130 mil persegi) di Suriah utara sehingga aman untuk warga Suriah, presiden menambahkan.
Dia mengatakan kondisi ini dicapai melalui tiga operasi militer lintas batas yang dilakukan Turki di Suriah yaitu Operasi Perisai Eufrat, Operasi Cabang Zaitun, dan Operasi Mata Air Perdamaian.
Dalam operasi itu, Turki melumpuhkan 3.500 teroris Daesh / ISIS dan menangkap 5.500 lainnya.
Pada 9 Oktober, Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian untuk melenyapkan teroris dari Suriah utara untuk mengamankan perbatasan Turki, membantu pemulangan kembali pengungsi Suriah, dan memastikan integritas teritorial Suriah.
Ankara ingin membersihkan Suriah utara di sebelah timur Sungai Efrat dari teroris PKK dan cabang Suriahnya, YPG.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.