Yusuf Soykan Bal
21 Mei 2023•Update: 25 Mei 2023
ANKARA
Ratusan ribu warga negara Turkiye telah menggunakan suara mereka pada putaran kedua pemilihan presiden Turkiye yang dijadwalkan pada 28 Mei.
Sejak pemungutan suara di luar negeri dimulai dari Sabtu kemarin, para diaspora Turki mendatangi tempat pemungutan suara di kantor misi asing di luar negeri dan gerbang bea cukai negara itu.
Pemungutan suara di kantor misi diplomatik akan berakhir 24 Mei, sementara pemungutan suara berlanjut di pintu perbatasan Turkiye hingga pukul 17.00 tanggal 28 Mei.
Jutaan pemilih pergi ke tempat pemungutan suara pada 14 Mei untuk memilih presiden dan anggota parlemen Turki yang berisi 600 kursi.
Aliansi Rakyat yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan memenangkan mayoritas di parlemen, sementara pemilihan presiden menuju ke putaran kedua.
Di putaran pertama pemilihan presiden, tidak ada kandidat yang memenangkan suara mayoritas yang disyaratkan 50 persen suara, meski begitu Erdogan memimpin perolehan suara.
Erdogan akan berhadapan dengan Kemal Kilicdaroglu, pemimpin oposisi utama Partai Rakyat Republik (CHP) dan kandidat bersama untuk oposisi enam partai Aliansi Bangsa, dalam pemungutan suara putaran kedua.