Maria Elisa Hospita
19 Oktober 2019•Update: 21 Oktober 2019
Zehra Nur Duz
ANKARA
Dalam 36 jam terakhir, teroris YPG / PKK melancarkan 14 serangan.
Sebanyak 12 serangan berada di Ras al-Ayn, satu di Tal Abyad, dan satu lainnya di Tall Tamr.
Lewat Twitter, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan Angkatan Bersenjata Turki telah sepenuhnya mematuhi kesepakatan tentang pembentukan zona aman.
Pada Kamis, Turki sepakat untuk menghentikan Operasi Mata Air Pedamaian selama 120 jam untuk memungkinkan penarikan pasukan teroris YPG / PKK dari zona aman.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence telah menyepakati zona aman Turki sepanjang 20 mil (32 kilometer) di selatan perbatasan Turki di Suriah.
Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada 9 Oktober untuk mengamankan perbatasannya dari unsur-unsur teroris guna memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman dan integritas wilayah Suriah.
Turki memandang kelompok teroris PKK dan cabangnya, YPG/PYD, sebagai ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial dan struktur kesatuan negara.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.