WASHINGTON
Bencana akibat cuaca ekstrem yang diperparah oleh perubahan iklim melanda seluruh Amerika Serikat (AS) minggu ini, fenomena alam ini membawa panas berlebih, banjir, dan kebakaran ke berbagai bagian negara itu.
Pihak berwenang terpaksa menutup dan mengevakuasi Taman Nasional Yellowstone, salah satu cagar alam yang paling banyak dikunjungi di negara itu, setelah hujan lebat menyebabkan banjir besar dan tanah longsor.
Bencana itu juga terjadi di Sungai Yellowstone di Corwin Springs yang mana airnya naik 182 cm dari Minggu hingga Senin, menurut Survei Geologi AS.
Sebuah video yang diposting oleh National Park Service menunjukkan Jalan Masuk Utara digenangi oleh air sungai yang berdekatan di beberapa titik, dengan sebagian jalan benar-benar hanyut tertutup.
Taman itu diperkirakan akan tetap ditutup "minimal" hingga Rabu, kata otoritas taman itu di Twitter.
Beberapa kota di dekat taman terisolasi dan turis terdampar di sana, menurut laporan Associated Press.
Sementara itu, beberapa kebakaran meletus di Arizona dekat Flagstaff, langit gelap dengan asap tebal.
"Dengan angin kencang dan kelembaban relatif rendah kemarin (Senin), kedua kebakaran sangat aktif dengan asap bergerak ke arah timur laut sepanjang hari," kata laporan itu.
Kebakaran hutan juga dilaporkan di negara bagian California, termasuk kebakaran di timur laut Los Angeles, yang telah menghabiskan hampir 1.000 hektar.
Panas yang berlebihan terus dicatat di sebagian besar negara, di mana Layanan Cuaca Nasional melaporkan peringatan panas yang berlebihan atau peringatan panas di berbagai negara bagian.