Hayati Nupus
13 Februari 2019•Update: 13 Februari 2019
Mohamed Majed
GAZA, Palestina
Seorang bocah Palestina menghembuskan napas terakhir, Selasa, setelah pasukan Israel menyerang unjuk rasa di dekat pagar yang memisahkan Gaza dan Israel pekan lalu, kata kementerian kesehatan Palestina.
Hassan Nabil Nofal, 17, beroleh pukulan di kepala oleh bom gas air mata Israel Jumat lalu di kamp pengungsi Bureij dan mati syahid hari ini, kata juru bicara kementerian Ashraf al-Qidra.
Lebih dari 250 demonstran rasa mati syahid dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan tentara Israel sejak warga Palestina menggelar aksi unjuk rasa di sepanjang zona penyangga Maret lalu.
Demonstran menuntut hak para pengungsi Palestina untuk kembali ke rumah di Palestina bersejarah yang menjadi tujuan mereka pada 1948 untuk membuka jalan bagi negara baru Israel.
Mereka juga menuntut diakhirinya 12 tahun blockade Israel di Jalur Gaza yang telah memusnahkan ekonomi dan merampas sekitar 2 juta penduduk dari komoditas dasar.