Servet Günerigök
25 Januari 2022•Update: 26 Januari 2022
Presiden AS Joe Biden mengadakan percakapan video dengan para pemimpin Eropa guna membahas ketegangan antara Rusia dan Ukraina, kata Gedung Putih.
Para pemimpin itu termasuk Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Dewan Eropa Charles Michel, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Olaf Scholz, Perdana Menteri Italia Mario Draghi, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, Presiden Polandia Andrzej Duda dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.
"Mereka menegaskan kembali keprihatinan tentang pengerahan militer Rusia di perbatasan Ukraina dan menyatakan dukungan mereka untuk kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.
Selama pembahasan, para pemimpin negara itu menyatakan keinginan bersama mereka untuk menjalankan resolusi diplomatik.
“Para pemimpin juga membahas upaya bersama untuk mencegah agresi lebih lanjut Rusia terhadap Ukraina, termasuk persiapan untuk memberlakukan konsekuensi besar dan biaya ekonomi yang parah pada Rusia untuk tindakan tersebut serta untuk memperkuat keamanan di sisi timur NATO.
"Mereka berkomitmen untuk melanjutkan konsultasi erat dengan Sekutu dan mitra transatlantik, termasuk bekerja dengan dan melalui UE, NATO, dan OSCE," kata pernyataan itu.
Barat dan NATO menuduh Rusia tengah mempersiapkan invasi ke Ukraina.
Rusia dilaporkan telah mengumpulkan lebih dari 120.000 tentara di perbatasannya dengan Ukraina, termasuk mengerahkan tank dan artileri secara massal.