Muhammad Abdullah Azzam
19 Januari 2018•Update: 19 Januari 2018
Yusuf Hatip
BRUSSELS, Belgia
Belgia akan memberikan bantuan sebesar 19 juta Euro kepada Badan PBB yang mengurusi Pengungsi Palestina (UNRWA), menyusul keputusan Amerika Serikat (AS) yang membatasi bantuannya ke Palestina.
Wakil Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo mengatakan bahwa Brussels secara bertahap akan membayar dana 19 juta Euro kepada UNRWA dalam tiga tahun.
Croo mengungkapkan bahwa pembayaran pertamanya akan disegerakan, karena Belgia telah mempertimbangkan kesulitan keuangan yang dihadapi UNRWA.
Croo mengatakan, pemerintah Belgia telah menanggapi seruan Sekretaris Jenderal UNRWA yang menghimbau untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Palestina yang sangat membutuhkan bantuan dengan cepat.
"Kondisi kehidupan di Gaza, Suriah, Tepi Barat dan negara-negara lain di kawasan timur tengah ini memang sangat sulit," ujar Croo.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert mengatakan, AS masih akan mengirimkan USD 60 juta dari total dana sebesar USD125 juta ke UNRWA. Namun akan menangguhkan sisa dana USD 65 juta karena pertimbangan lebih lanjut.
Menurut Pusat Statistik Palestina, terdapat 5,9 juta pengungsi Palestina yang terdaftar di UNRWA, 2,1 juta diantaranya tinggal di Yordania dan 1.445.000 tinggal di Gaza, kemudian diikuti oleh Tepi Barat, Suriah dan Lebanon.