Dunia

Bayi terkecil di dunia pulang ke rumah setelah 5 bulan di ICU

Saat lahir, bayi Saybie hanya seberat buah apel

Hayati Nupus  | 31.05.2019 - Update : 03.06.2019
Bayi terkecil di dunia pulang ke rumah setelah 5 bulan di ICU Ilustrasi. (Foto file - Anadolu Agency)

Washington

Umar Farooq

WASHINGTON 

Bayi terkecil di dunia bernama Saybie telah keluar dari rumah sakit di Amerika Serikat (AS) setelah menghabiskan lima bulan perawatan di ICU.

Ketika Saybie lahir pada Desember 2018, bobotnya hanya 245 gram, kira-kira seberat apel besar. Dokter menyebutnya sebagai “bayi prematur”—yang lahir sebelum 28 pekan kehamilan.

Bayi itu lahir lewat operasi caesar setelah sang ibu menghadapi sejumlah komplikasi selama kehamilan, termasuk tekanan darah sangat tinggi.

“Itu hari paling menakutkan dalam hidup saya,” kata ibu Saybie lewat video yang dirilis rumah sakit. “Saya merasa sangat tidak nyaman, dan saya kira, mungkin ini bagian dari kehamilan.”

Setelah Saybie lahir, dokter memberi tahu orang tua bahwa bayi tersebut hanya dapat bertahan selama satu jam. “Namun satu jam berubah menjadi dua jam, menjadi satu hari, menjadi satu pekan,” kata ibunya.

Bayi itu rupanya tak menghadapi persoalan terkait kelahiran prematur.

“Saybie hampir tak mengalami tantangan medis yang biasanya terjadi pada bayi prematur, seperti pendarahan otak dan paru-paru, atau persoalan jantung,” menurut keterangan Rumah Sakit Sharp Mary Birch untuk Perempuan & Bayi di San Diego, California, tempat Saybie lahir, pada Rabu.

Kini Saybie akan pulang dengan berat 5,6 pon dan panjang 16 inci, tumbuh 5 inci sejak lahir.

Saybie bukanlah nama yang diberikan keluarganya, melainkan staf rumah sakit yang memanggilnya selama perawatan intensif.

Sementara keluarga bayi membiarkan kisahnya dibagikan tanpa menyebutkan nama aslinya.

“Bahkan sekarang aku memikirkannya,” kata perawat Kim Nogby. “Dia keajaiban, itu pasti.”

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın