Maria Elisa Hospita
08 Mei 2019•Update: 08 Mei 2019
Jeyhun Aliyev
ANKARA
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mendadak melakukan kunjungan tak terduga ke Irak pada Selasa setelah membatalkan rencana kunjungan resmi ke Jerman.
Menurut Menteri Luar Negeri Irak Mohamed Ali al-Hakim, Pompeo menemui Presiden Irak Barham Salih dan Perdana Menteri Adil Abd Al-Mahdi.
Selama pertemuan itu, mereka membahas hubungan bilateral dan perkembangan terakhir upaya keamanan regional dan antiterorisme.
Masalah pembebasan Irak dari sanksi AS ke Iran juga dibahas.
Kunjungan Pompeo dilakukan sehari setelah AS menyebut Iran sebagai ancaman bagi pasukan dan kepentingannya di Timur Tengah, dan dua hari setelah Penasihat Keamanan Nasional John Bolton mengumumkan bahwa Pasukan USS Abraham Lincoln Carrier Strike dikerahkan ke wilayah Komando Pusat AS untuk mengirim "peringatan" ke Teheran.
Langkah itu adalah upaya terbaru Washington untuk menekan Iran.
Pemerintahan Trump memberlakukan kembali sanksi terhadap ekspor minyak Iran sejak November, setelah Presiden Donald Trump menarik partisipasi AS dari perjanjian nuklir Iran 2015 antara Teheran, Washington, dan lima negara lainnya.